Soal Peningkatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Anggota DPRD Pandeglang Dede Sumatri Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita191 Dilihat

Rabbana News – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKS, Dede Sumatri, mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, agar tetap tenang menyikapi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menurut Dede, masyarakat tidak perlu panik meskipun status Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan. Yang terpenting, kata dia, warga tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti seluruh arahan dari pemerintah serta informasi yang disampaikan oleh lembaga resmi.

“Ya, masyarakat tetap tenang, namun harus selalu waspada. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya atau berita yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi dari instansi berwenang,” ujar Dede, Ahad (5/7/2026).

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta pemerintah daerah agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat menimbulkan kepanikan.

Dede berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat desa, relawan kebencanaan, dan para nelayan, dapat meningkatkan koordinasi serta mengutamakan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang mengimbau masyarakat, terutama nelayan yang beraktivitas di perairan Selat Sunda, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Peningkatan tersebut ditandai dengan naiknya status Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) berdasarkan hasil pemantauan Pos Pengamatan Gunung Api Kalianda dan Pasauran.

Kepala BPBD PK Kabupaten Pandeglang, Riza Achmad Kurniawan, mengatakan bahwa meskipun aktivitas vulkanik mengalami peningkatan, kondisi di wilayah Kabupaten Pandeglang hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Pemerintah terus melakukan pemantauan secara intensif bersama instansi terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh rekomendasi dari PVMBG maupun BPBD,” katanya.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, khususnya bagi nelayan dan warga yang berada di sekitar perairan Selat Sunda.***

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *