Tak Henti Mengabdi, Solekhudin Tempuh Perjalanan dari Mantan ASN Kemenag Pandeglang hingga Masuk Dunia Parlemen

Politik49 Dilihat

Rabbana News–  Langkah Pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus dimulai dari panggung politik.

Bagi Solekhudin, perjalanan mengabdi justru tumbuh dari pengalaman panjang sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Pandeglang, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan dipercaya menjadi wakil rakyat.

Berbekal pengalaman di dunia pemerintahan serta kedekatan dengan masyarakat, Solekhudin kemudian memilih melanjutkan pengabdiannya melalui jalur politik.

Ia bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.

Perjalanan tersebut mengantarkannya menjadi anggota DPRD Kabupaten Pandeglang periode 2024-2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) III. Dalam Pemilu 2024, Solekhudin tercatat  menjadi salah satu dari 50 anggota DPRD Pandeglang terpilih.

Memasuki dunia parlemen, Solekhudin mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Pandeglang. Ia juga dipercaya menjadi anggota Komisi IV yang membidangi antara lain pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

Bagi Solekhudin, menjadi anggota DPRD bukan sekadar mendapatkan posisi politik. Amanah tersebut merupakan tanggung jawab untuk menyuarakan kepentingan masyarakat, terutama dalam persoalan pendidikan, sosial, kesejahteraan, serta berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Pengalaman sebagai mantan ASN Kemenag menjadi modal tersendiri dalam menjalankan tugasnya sebagai legislator.

Selama bertugas di birokrasi, ia bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kini, pengalaman tersebut ia bawa ke ruang parlemen.

Solekhudin berupaya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan dengan tetap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.

Ia tidak ingin keberadaan wakil rakyat hanya terlihat ketika masa kampanye, tetapi harus hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan solusi.

Setelah duduk di kursi parlemen DPRD Pandeglang, ia pun fokus memberikan solusi untuk dunia pendidikan agar  bermaslahat bagi masyarakat,  karena menyangkut masa depan generasi muda Pandeglang.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi juga harus memastikan masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang layak dan lingkungan belajar yang aman.

Dari Birokrasi ke Parlemen

Perjalanan Solekhudin memperlihatkan bahwa dunia politik baginya bukanlah titik awal pengabdian, melainkan kelanjutan dari perjalanan panjang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selama berkarier di Kemenag, Solekhudin juga pernah dipercaya oleh atasan menjabat Kepala Seksi Madrasah, Kepala Seksi Bimmas . Semua jabatan yang diembanya selalu berakhir nulus dilasanakan dengan penuh pengabdian dan rasa tanggungjawab.

Dari birokrasi Kemenag, ia kemudian memilih jalur politik sebagai ruang baru untuk memperluas pengabdiannya.

Perubahan peran dari seorang ASN menjadi politisi tentu bukan perkara sederhana. Dunia birokrasi dan parlemen memiliki karakter berbeda.

Namun, pengalaman selama menjadi aparatur menjadi bekal penting untuk memahami bagaimana pemerintahan bekerja dan bagaimana aspirasi masyarakat harus diperjuangkan melalui kebijakan.

Kini, sebagai legislator PPP, Solekhudin dituntut untuk mampu menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah.

Ia pun terus berupaya menjaga komunikasi dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Aspirasi yang disampaikan warga menjadi bagian penting dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Menjaga Amanah

Bagi seorang wakil rakyat, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, Solekhudin berkomitmen untuk terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

Baginya, jabatan politik bukanlah tujuan akhir. Jabatan hanyalah sarana untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Perjalanan dari seorang ASN Kemenag hingga menjadi anggota DPRD Pandeglang menjadi gambaran bahwa pengabdian dapat ditempuh melalui berbagai jalan.

Dengan pengalaman birokrasi yang dimiliki dan amanah sebagai legislator, Solekhudin kini melanjutkan langkahnya di dunia parlemen.

Satu hal yang menjadi benang merah perjalanan tersebut adalah semangat untuk terus mengabdi.

Tak berhenti ketika memasuki dunia politik, justru di parlemen pengabdian itu mendapat ruang yang lebih luas untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Pandeglang.***

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *