Penuh Suasana Indah, Harum dan Terasa Dekat dengan Rasulullah saat di Makkah dan Madinah, Ini Penjelasan H. Irfan Pemilik Travel KBIHU Mulia Barokah Hamdi Pandeglang

Berita241 Dilihat

Rabbana News- Menunaikan ibadah haji dan umrah tidak hanya menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga meninggalkan kesan batin yang sulit dilupakan. Banyak jamaah yang merasakan ketenangan, kebahagiaan, bahkan kerinduan untuk kembali ke Tanah Suci setelah menunaikan ibadah tersebut.

Pemilik Travel KBIHU Mulia Barokah Hamdi Kabupaten Pandeglang, H. Irfan, mengungkapkan bahwa salah satu hal yang paling sering dirasakan para jamaah saat berada di Kota Makkah dan Madinah adalah suasana yang indah, harum, serta menghadirkan perasaan dekat dengan Rasulullah SAW.

Menurutnya, keistimewaan Tanah Suci tidak hanya terlihat dari kemegahan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, tetapi juga dari suasana spiritual yang begitu kuat sehingga mampu menyentuh hati setiap jamaah.

“Ketika seseorang berada di Makkah dan Madinah, ada perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Suasananya indah, udaranya terasa menenangkan, dan hati seperti selalu terhubung dengan Rasulullah SAW. Itulah yang membuat banyak jamaah menangis haru saat pertama kali melihat Ka’bah atau berziarah ke Raudhah,” ujar H. Irfan.

Pria yang dikenal aktif membimbing jamaah haji dan umrah itu menjelaskan bahwa Kota Madinah memiliki daya tarik tersendiri bagi umat Islam. Di kota inilah Rasulullah SAW membangun peradaban Islam dan dimakamkan. Karena itu, banyak jamaah yang merasakan ketenteraman luar biasa ketika berada di Masjid Nabawi.

“Banyak jamaah yang mengatakan bahwa Madinah terasa sangat damai. Mereka merasa seperti berada sangat dekat dengan Rasulullah. Bahkan saat harus meninggalkan Madinah, tidak sedikit yang meneteskan air mata karena berat berpisah,” katanya.

H. Irfan menambahkan, perjalanan haji dan umrah sejatinya bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, para jamaah diharapkan memanfaatkan kesempatan berada di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah, doa, dan introspeksi diri.

“Yang paling penting adalah bagaimana sepulang dari Tanah Suci, jamaah bisa membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak menjadi lebih baik, ibadah semakin meningkat, dan kepedulian sosial semakin kuat,” tuturnya.

Melalui KBIHU Mulia Barokah Hamdi, H. Irfan berharap semakin banyak masyarakat Pandeglang dan Banten dapat merasakan pengalaman spiritual yang mendalam saat menunaikan ibadah haji maupun umrah.

“Semoga setiap langkah menuju Baitullah menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menumbuhkan kecintaan yang lebih besar kepada Rasulullah SAW,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *