Muharam, Bulan Penuh Kemuliaan: Momentum Mempererat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial dalam Keluarga

Berita263 Dilihat

Rabbana News- Bulan Muharam merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharam menjadi momentum yang tepat bagi setiap keluarga Muslim untuk memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

” Momentum Tahun Baru Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian waktu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah), memperbaiki kualitas ibadah, serta membangun keluarga yang lebih harmonis dan religius,” kata H. Irfan keluarga besar Travel KBIHU Mulia Barokah Hamdi , Kecamatan  Banjar , Kabupaten Pandeglang, Minggu (28/6/2026).

Dalam kehidupan keluarga, Muharam memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah mempererat hubungan antaranggota keluarga melalui berbagai aktivitas ibadah, seperti memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan melaksanakan salat berjamaah.

Orang tua juga dapat memanfaatkan momen ini untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak sejak dini.

Selain itu, lanjur H. Irfan,  umat Islam dianjurkan menghidupkan puasa sunnah, terutama pada tanggal 9 dan 10 Muharam (Tasu’a dan Asyura), atau minimal pada 10 Muharam.

Puasa Asyura memiliki keutamaan besar sebagaimana sabda Rasulullah SAW, yaitu menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu dengan izin Allah SWT.

Muharam juga identik dengan semangat berbagi. Di berbagai daerah, tanggal 10 Muharam diperingati dengan kegiatan santunan kepada anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa.

Meski tidak menjadi kewajiban khusus, bersedekah dan membantu sesama merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam dan menjadi wujud nyata kepedulian sosial.

Selain meningkatkan ibadah dan berbagi, awal Tahun Baru Hijriah juga menjadi waktu yang tepat bagi setiap keluarga untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki akhlak, mempererat silaturahmi, serta menyusun target kehidupan yang lebih baik, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

“Karena Muharam termasuk salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Setiap amal kebaikan yang dilakukan hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,”  paparnya.

Dengan demikian, Muharam bukan sekadar menandai pergantian tahun Hijriah, tetapi menjadi momentum penting untuk membangun keluarga yang lebih religius, penuh kasih sayang, peduli terhadap sesama, serta semakin dekat kepada Allah SWT.

Nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat memperbaiki diri di bulan yang penuh kemuliaan ini diharapkan dapat terus menjadi budaya dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *