Anggota DPRD Pandeglang H. Hasanudin  Imbau Warga Waspadai Dampak Kemarau, Pemkab Diminta Sigap Atasi Kekeringan

Berita52 Dilihat

Rabbana News– Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKS ,  H. Hasanudin, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah.

Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah sigap untuk mengatasi dampak kekeringan yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurut Hasanudin, kemarau berpotensi memicu krisis air bersih, kekeringan lahan pertanian, hingga meningkatnya risiko kebakaran lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Ia  mengatakan,  seluruh elemen, baik pemerintah daerah, instansi terkait maupun masyarakat, perlu bersinergi dalam melakukan langkah-langkah antisipasi agar dampak kemarau tidak semakin meluas.

“Musim kemarau harus dihadapi dengan kesiapsiagaan bersama. Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, sementara pemerintah perlu memastikan ketersediaan air bersih serta memperkuat langkah mitigasi di daerah yang rawan kekeringan,” ujarnya.

Ia juga meminta para petani untuk menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca dan memanfaatkan sumber air yang tersedia secara efisien guna meminimalkan risiko gagal panen. Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran saat kondisi cuaca kering.

Hasanudin berharap dinas teknis terus memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta menyiapkan langkah cepat apabila terjadi krisis air bersih. Dengan antisipasi sejak dini, ia optimistis dampak musim kemarau terhadap masyarakat dan sektor pertanian di Kabupaten Pandeglang dapat diminimalkan.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan menyatakan seluruh personel telah dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Bahkan,  BPBD masih terus mendistribusikan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Patia, Pagelaran, Sindangresmi dan beberapa daerah yang sudah mengalami kekeringa .***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *